Seorang Anak Mahir Melukis, DiJuluki Little Picasso Afghanistan

Sosok anak pengungsi dari Afgahnistan yang memiliki bakat luar biasa dalam bidang melukis. Yang membuatnnya mendapatkan julukan Little Picasso, karena karya yang dihasilkannya menyerupai master.

Yang mana, nama anak tersebut Farhad Nouri yang berusia 10 tahun merupakan pengungsi di kamp, Serbia. Farhad dan juga kedua orang tuanya serta dua saudranya telah menunggu hasil yang diajukan ke dalam pameran.

Dimana bocah tersebut hasil karyanya di antara riburan orang yang ingin menembius Eropa Barat. Akan tetapi, saat ini langkatnya harus terhenti karena Farhad merupakan anak yang berada dalam pengungsian. Yang biasa disebut juga anti-Migran.

Keinginan Farhad  yang berharap bisa menjalani hidupnya dengan damai di negara lain, Swiss atau Amerika Serikat. Ketika dia memiliki waktu senggang, melukis anggota keluarga, teman-teman yang berada di lingkungannya, selebritas, sebuah istana dan juga alam yang ada di sekitarnya.

Dan Farhad pun sempat belajar bahasa Inggris beberapa tahun, meski dirinya berada di kamp pengungsian. Bocah itu pun mengatakan bahwa seni sudah banyak membantunya dalam melewati masa-masa yang sulit. Dimana negara yang di tinggalinya, sedang berperang.

farhad

farhad memiliki bakat melukis

Pernyataan Farhad Mengenai Hasil Karyanya

“Saya sempat berada di Turki dan juga Yunani,” ujar Farhad mengenai menjalalni kehidupan di Serbia.

“Berada di kamp, saya selalu melakukan kegiatan melukis yang menggambarkan perasaan dan wajah-wajah yang selalu saya tuangkan.”

Dan anak itu memliki seseorang yang dijadikan inspirasi dalam lukisannya, seperti Kanselir Jerman Angela Merkel, Novak Djovik yang merupakan petenis Serbia, Artis Angelina Jolie dan Salvador Dali.

Farhad pun menyatakan jika suatu saat nanti dia ingin menggambarkan wajah seniman favoritnya, yang bernama Pablo Picasso. Ketika dirinya mulai melukis, hanya ingin di malam hari karena suasananya yang begitu tenang, sambil berbaring di tempat tidur untuk membuat sebuah gambar.

Pada siang harisnya, dia bermain bersama anak-anak yang lainnya di dalam kamp pengungsi, sekaligus mempelajari bahasa Serbia.

“Saya sangat menyukai seni lukis, Saya harus menjadi seorang pelukis dan saya pun juga menyukai fotografi,” kata Farhad kepada media.

“Saya berniat untuk mengambil sebuah foto dari tempat-tempat yang sangat bagus. Saya pun juga suka bermain alat musik dengan gitar,” tutupnya.

Farhad tidak pernah belajar melukis pada sebelumnya, dimana kedua orang tuanya pun selalu melihat anaknya memang suka menggambar. Ketika melihat hasil karyanya, orang tua farhad pun merasa bakat yang dimiliki anaknya itu merupakan hal yang luar biasa.

Dengan bakat yang dimiliki anaknya, meski mereka tinggal di kamp pengungsian. Orang tuanya pun mengajukan ke pemerintahan setempat untuk menyalurkan bakat melukis.

hasil karya lukisan farhad

hasil karya lukisan farhad

Belajar Melukis Tidak Hanya dari Kursus Namun Juga Bakat

Mungkin sebagian orang yang belum mengetahu apa itu seni lukis ? merupakan slah satu cabang dari seni rupa. Yang mana dasar pengertiannya pun sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan terlihat nyata dari pada menggambar.

Melukis merupakan kegiatan yang membuat sebuah gambar medium dalam dua dimensi atau dari objek tiga dimensi yang menghasilkan karya yang enak dipandang. Dalam melukis pun bisa dalam bentu apa saha, seperti kertas, kanvas dan sebagainya.

Dan alatnya pun dapat digunakan apa saja, tentunya memiliki syarat untuk bisa mendapatkan imaji tertentu terhadap Objek. Seperti farhad yang memiliki bakat khusus dalam melukis tanpa belajar atau kursus, meski tempat les melukis di Serpong merupakan tempat penyalur bakat anak-anak yang jago dalam menggambar.